“HALOO PEMKOT BANDUNG”Jalan Sulaksana Baru VI Cicaheum Setiap Ujan Tiba Dibanjiri Air Hitam Pekat Seperti Limbah Pabrik

bandungrayanews.com /Kota Bandung – Hampir disetiap hujan tiba, jalan Sulaksana Baru VI, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong selalu digenangi air sekitar setinggi betis orang dewasa. Namun, herannya airnya hitam pekat dan agak berbau limbah pabrik.

Hal ini jelas membuat aktifitas warga menjadi terhambat, karena jalan tersebut sulit dilalui dan rawan bisa mengakibatkan kecelakaan, apalagi jika dilalui oleh kendaraan roda dua.

Kang Agus sebagai warga daerah tersebut saat komunikasi dengan awak media, mengatakan bila turun ujan besar di jalan tersebut sering dibanjiri Air Hitam Pekat berbau limbah pabrik, bahkan di Jalan Sulaksana Baru VI terdapat Sekolahan SD, SMP dan SMA, sehingga kegiatan belajar mengajar pun sedikit terganggu dengan adanya banjir air hitam pekat tersebut.” ujar Kang Agus

Contohnya saja, pada hari Jumat, 07 Juni 2024, sekitar pukul 15,00, saat hujan turun, awalnya airnya biasa saja agak bening tidak terlalu keruh akan tetapi, tidak berselang lama air tersebut mengalir dari arah timur menjadi hitam pekat seperti air limbah pabrik dan menyebabkan genangan semakin tinggi.

Tampak ada beberapa mobil yang sedang terparkir diwilayah tersebut terendam air, dan tinggi airnya terkadang merendam seluruh ban mobil tersebut.

Beberapa kalangan mengkhawatirkan bahwa air hitam tersebut berasal dari limbah pabrik yang sengaja dialirkan setiap hujan turun. Apalagi banyak kejadian diberbagai daerah dan berbagai media bahwa ada beberapa oknum pengusaha yang memiliki pabrik dan tidak memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), yang sengaja mengalirkan limbah industrinya saat hujan tiba, demi mengurangi biaya operasional dan agar mendapat keuntungan lebih besar.

Sebagai informasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah seperangkat struktur, teknik, dan peralatan yang dibuat untuk memproses serta mengelola limbah, sehingga sampah tersebut bisa dibuang ke lingkungan tanpa memberikan dampak buruk yang merugikan. Limbah-limbah tersebut berasal dari limbah domestik baik rumah tangga atau sisa operasional pabrik, industri, bahkan pertanian.

IPAL digunakan agar limbah diolah dengan tepat, sebab jika tidak limbah ini akan mencemari dan merusak lingkungan seperti laut serta ekosistem air lainnya. Adapun jenis limbah yang diregulasi oleh pemerintah selain limbah industri adalah limbah domestik, produce water (oil & gas) dan limbah padat B3.

Beberapa kalangan masyarakat berharap, semoga saja bukan pabrik-pabrik yang berada disekitar Sulaksana yang melakukan hal yang membahayakan lingkungan dan masyarakat tersebut. Karena didaerah itu ada beberapa pabrik yang berdiri dan beroperasi, bahkan sebagian pabrik diwilayah itu tidak memiliki plang dan seperti rumah tinggal biasa yang berdiri diantara perumahan tempat tinggal warga setempat.

Genangan air yang cukup tinggi itu juga bisa diakibatkan oleh saluran aliran yang kecil dan banyaknya sampah yang menyumbat saluran airnya, sehingga air pun sulit mengalir dan tergenang di jalan Sulaksana VI.(Mr)*

Loading